Cari Blog Ini

Everything Can Be

Selasa, 29 September 2015

MasyaAllah...!! INILAH RAHASIA SURAT YASSIN AYAT KE-58


178 - Barang siapa yang membaca Surat YAASIN sepenuhnya dan pada ayat ke 58 surah tersebut 'SALAAMUN QAULAN MIN RABBIN RAHIM' diulang sebanyak 7 kali untuk 7 niat baik, In syaa ALLAH dengan izin Yang Maha Esa dan Maha Kuasa, semua hajat kita akan dikabulkan..

Jika boleh niatkan sebegini :
  1. YA-ALLAH YA-RAHIM, ampunkan dosa-dosaku dan saudara-maraku..
  2. YA-ALLAH YA-RAHMAN, kurniakan aku isteri, suami, anak-anak yang soleh dan mencintai islam..
  3. YA-ALLAH YA-RAZZAK, kurniakan aku rezeki yang berkat, kerja yang baik dan berjaya didunia dan akhirat..
  4. YA-ALLAH YA-JABBAR, makbulkan hajat penghantar maklumat yang aku dapat ini..
  5. YA-ALLAH YA-MUTAQABBIR, jauhkan aku dari sifat khianat dan munafiq dan miskin..
  6. YA-ALLAH YA-WADUUD, kurniakan aku dan seluruh umat Muhammad yang beriman kesihatan zahir batin..
  7. YA-ALLAH YA-ZALJALA LIWAL IKRAM, makbulkanlah semua hajatku, dan redhaikanlah aku.. Aamiin...

Sampaikan dakwah ini kepada sahabat anda seramai orang yang boleh atau lebih, tiada kerugian bahkan digalakkan..

Aamiinkan doa ini saudaraku.

Allahumma ya ALLAH tanamkan di hati kami perasaan selalu rindu kepada-Mu, ingatkanlah selalu kami tentang dahsyatnya hari akhirat-Mu agar hamba tidak tertipu dengan kesenangan dunia sesaat ini, ya ALLAH, ya Tuhan kami, Penguasa hati kami, tetapkanlah hati kami dalam taqwa dan istiqomah agar tetap dijalan-Mu sampai akhir hayat nanti... Aamiin ya Rabbal'alamin

Semoga segala apa yang sudah menjadi doa dan hajat kita segera dikabulkan Allah, dan segera dapat panggilan Allah untuk berkunjung dan menunaikan ibadah haji ke mekkah. Aamiin..

Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah. Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.

Ya Allah, Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.
Aamiin ya Rabbal'alamin

MASYA ALLAH
Semoga Orang Yang Berkomentar “Aamiin” termasuk orang-orang yang sholeh dan sholehah,

Dan Semoga yang saat ini lagi sakit, disembuhkan Allah penyakitnya, yang lagi kepengen punya anak, semoga Allah beri anak soleh dan soleha, dan yang lagi kepengen dapat jodoh, semoga Allah beri jodohnya terbaik sesuai apa yang dikehendaki. Dan untuk kita semua, semoga kita wafat dalam keadaan khusnul khotimah dan bisa memasuki surga-Nya dari pintu mana saja yang kita kehendaki. Aamiin ya Rabbal'alamiin

(Cantumkan jika ada doa khusus, agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca tausiah ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dans membagikan tausiah ini.



Aamiin ya Rabbal'alamin...

Senin, 28 September 2015

Cerita MEJA KAYU



Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih.
Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.
Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. “Kita harus melakukan sesuatu, ” ujar sang suami. “Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini.” Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Di sana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek.
Sering, saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada air mata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek.Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi. Anak mereka yang berusia 6 tahun hanya memandangi semua dalam diam.
Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. “Kamu sedang membuat apa?”. Anaknya menjawab, “Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan.” Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.
Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih dan terpukul.Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmata pun mulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki. Malam itu, mereka menuntun tangan si kakek untuk kembali makan bersama di meja makan.Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah, atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama.
cerita ini hanyalah refleksi dari secuil kisah kehidupan manusia yang tidak disadari berdampak pada masa depan,,,hmm,,anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan.Mereka adalah peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak.
Orangtua yang bijak, akan selalu menyadari, setiap “bangunan jiwa” yang disusun, adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak.
Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk masa depan kita, untuk semuanya. Sebab, untuk merekalah kita akan selalu belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya dengan tabungan masa depan

JANGAN SEDIH ...

Merasa sangat sedih ketika mendapat berbagai cobaan dan tidak ada seorangpun yang membantu ?
Merasa Allah tidak adil karena memberimu berbagai ujian diatas berbagai himpitan ?
Merasa ingin sekali menyalahkan keadaan karena kenapa harus kamu yang diuji ? Kenapa bukan orang lain ?
Jawabannya :
Karena Allah menyayangimu,
Allah merindukan rintihanmu,
Allah merindukan kau merayuNya dan Allah tidak rela jika kau meminta jalan keluar selain kepadaNya :)

SUDAHKAN ANDA SHOLAT DHUHA ???

KABAR GEMBIRA BAGI PARA PECANDU SHALAT DHUHA
.
Sudahkah kita membiasakan sholat dhuha?
Bacalah berita gembira dari Rasulullah bagi penikmat/pecandu shalat dhuha.
.
"Setiap pagi, setiap persendian salah seorang diantara kalian harus (membayar) sedekah, maka setiap tasbih adalah sedekah,setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil
adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah, mencegah kemungkaran adalah sedekah, sungguh
dua raka’at dhuha sudah mencukupi semua hal
tersebut” (HR Muslim).
.
Dari Abu Hurairah, kekasihku Rasulullah telah berwasiat kepadaku dengan puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat dhuha dan witir sebelum tidur. (Bukhari, Muslim, Abu Dawud).
.
“Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga” (H.R. Tarmiji dan Abu Majah).
.
“Siapapun yang melaksanakan sholat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.” (H.R Turmudzi).
“Sholat dhuha itu (shalatul awwabin) shalat orang yang kembali kepada Allah setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak onta untuk bangun karena mulai panas tempat berbaringnya". (HR Muslim).
.
Allah memberkahi waktu dhuha dengan surah Adh Dhuha ...
Sahabatku, ayoo semangat membiasakan sholat dhuha walau hanya dua rakaat ....
.
Semoga ALLAH membukakan kita punya hati sehingga kita rajin shalat dhuha. Aamiin

Rabu, 16 September 2015

Atasi Kanker Payudara dengan Baking Soda


Dunia Wanita - Sahabat Wanita, penyakit kanker payudara masih menjadi pembunuh utama wanita di Indonesia, berkejar-kejaran dengan kanker mulut rahim (kanker serviks). Maka, kesehatan payudara sudah seharusnya menjadi perhatian khusus bagi semua wanita Indonesia

Sangat tinggi tingkat kejadian kanker payudara pada wanita, Tingkat kejadian kanker payudara menempati tumor ganas di seluruh tubuh 7%-10%. Wanita dalam masa hidupnya kemungkinan mengidap kanker payudara mencapai 10%. Di seluruh dunia setiap tahunnya sekitar 1.200.000 orang mengidap kanker payudara. 400.000 orang meninggal dikarenakan kanker payudara, tingkat kematian setiap tahun meningkat 2%-3%, tingkat kejadiannya setiap tahun meningkat 0.2%-8%.

Bahaya kanker payudara :
  1. Mengancam kehidupan dan kesehatan kaum wanita.
  2. Memiliki resiko metastase kanker.
  3. Memiliki kemungkinan terjadinya kekambuhan kanker.
  4. Menyebabkan atrofi otot pada lengan dan anggota tubuh bagian atas.

Baking soda yang biasanya dikenal sebagai bahan membuat kue ternyata merupakan zat ampuh memberantas kanker payudara. Hal itu secara pasti telah dibuktikan oleh beberapa peneliti di Universitas Arizona, seperti yang dilansir oleh breastcancerconqueror.com

Bagaimana cara kerjanya?

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sel kanker payudara pada seekor tikus berhasil dihentikan penyebarannya secara drastis dengan memberikan baking soda. Dijelaskan lebih detil lagi bahwa hal itu terjadi karena sel kanker payudara yang bersifat asam dapat diperngi dengan zat yang bersifat alkali.

Dr. Simoncini pada bukunya “Cancer is Fungus” menjelaskan bahwa sel kanker bersifat asam layaknya jamur. Cara yang paling ampuh memusnahkannya adalah dengan menyuntikkan secara langsung zat bersifat alkali dalam hal ini sodium bikarbonat atau baking soda tepat ke lapisan sel kanker dengan metode endoskopi.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa banyak sekali bahan alami yang dapat digunakan sebagai perawatan kanker payudara. Namun, keterbatasan pengetahuan akan hal itu membuat kemoterapi tetap menjadi pilihan utama banyak orang.

Semoga bermanfaat....

Kamis, 10 September 2015

Kisah Inspirasi "Suami Yang Berbohong Demi Istrinya"

Pernikahan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik:“kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik,akhirnya menjadi berisik.

Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.

Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.

Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.

Sang suami berkata kepada sang dokter: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.

Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran.Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.

Sang suami memanggil sang istri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.

Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.

Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.

Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.

Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah di hadapannya.
Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”.
Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.
Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal.

Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”.
Sang istri pun bad rest di rumah sakit.
Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”.
“Haah, pergi?”. Kata sang istri.
“Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.

Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.
Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.

Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.
Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.
Dan subhanallah …

Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.
Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.

Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanyadan membacanya.
Hampir saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya,ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya. Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.

Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.

selang beberapa waktu sang isteri meninggal dunia karena kelainan pada organ ginjalnya betapa terpukulnya sang suami dan sejak saat itulah sang suami berjanji akan merawat anak semata wayangnya dan tak akan menikah lagi demi cintanya pada sang istri. (kisahislami,com)

COBA Rendam Mentimun di Air Minum, dan LIHAT Apa yang Terjadi..

Mentimun sudah tak asing lagi bagi kita, saking tak asingnya mentimun di jadikan makanan sambilan setelah makan.Keberadaannya sangat gampang di cari,tinggal datang ke pasar maka akan mudah di temukan.Harganya pun murah.saking gampang dan murahnya sehingga kita tak tahu manfaat apa yang di dapat dari mentimun.Di sini kita akan coba lihat khasiat mentimun jika di rendam dalam air minum.

Dengan beberapa irisan mentimum dalam air minum dan dibiarkan selama 12 jam sama saja melindungi diri Anda dari berbagai penyakit dan kekurangan gizi. Saat ini memang sedang jadi tren merendam berbagai buah dalam air minum atau biasa disebut infused water. Ternyata, tidak hanya jeruk yang baik untuk direndam dalam air minum.

Air mentimun tidak hanya berperan menyegarkan tubuh. Tetapi mentimun yang kaya akan vitamin C, K, Vitamin B, kalium, antioksidan, mangan dan tembaga benar-benar bisa menjaga Anda tetap fit. 

Berikut alasan mengapa Anda harus minum air mentimun...

Bagus Untuk Tulang dan Otot
Mentimun berfungsi memperkuat jaringan ikat dan membuat tulang Anda sehat. Hal ini karena mentimun kaya akan silika yang penting untuk pengembangan jaringan ikat. Sehingga tulang dan otot Anda tetap kuat.
Memperkuat Imunitas
Vitamin yang terkandung dalam air mentimun antara lain vitamin C dan vitamin B kompleks. Inimembantu untuk meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Vitamin C meningkatkan proses penyembuhan dan menjaga kebugaran.

Membersihkan tubuh
Air mentimun memiliki efek detoksifikasi karena menghapus semua akumulasi racun dari tubuh Anda. Ini juga termasuk membersihkan hati dan menghapus semua metabolit. Air mentimun benar-benar membantu organ-organ tubuh Anda untuk bekerja lebih efektif.

Mengurangi Kolesterol Jahat
Sterol yang hadir dalam air mentimun bisa membantu menghilangkan kolesterol jahat dari tubuh. Dengan demikian, air mentimun bisa mencegah Anda dari penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Mentimun juga mengurangi kekakuan pembuluh darah Anda sehingga aliran darah lebih lancar.

Membantu Melawan Kanker
Tingginya kadar antioksidan seperti pinoresinol dan sebagainya hadir pada air mentimun untuk mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Antioksidan ini bermanfaat dalam menghapus radikal bebas dari tubuh yang menyebabkan kerusakan sel dan kanker.

Membuat ginjal sehat
Mentimun mengurangi kadar asam urat dari tubuh Anda yang bertanggung jawab untuk menyebabkan asam urat. Selain itu, Air mentimun menghilangkan kreatinin, asam urat dan produk-produk limbah lainnya yang terakumulasi di ginjal.

Menghilangkan bau mulut
Bau mulut disebabkan oleh bakteri hadir di mulut Anda. Mentimun mempunyai phytochemcials yang bisa membunuh bakteri di mulut Anda. Dengan demikian, mulut Anda akan tetap segar sepanjang hari.

Melindungi Otak
Substansi anti-inflamasi, fisetin ada pada mentimun yang berperan meningkatkan kesehatan otak dan mengurangi semua peradangan. Air mentimun juga dapat mencegah kerusakan otak dengan meningkatkan aliran darah ke otak.

Baik Untuk Kulit dan Rambut
Antioksidan hadir dalam mentimun yang tercuci dalam air menjaga kulit Anda untuk tetap bersinar dan selalu segar. Silikon dan sulfur dalam mentimun juga dapat mempromosikan pertumbuhan rambut lebih cepat.
Itulah beberapa khasiat dari mentimun yang di rendam di dalam air minum.semoga bermanfaat.selamat mencoba dan menikmati.

Rabu, 09 September 2015

Mengapa Ada Suami yang Tak Malu Tidak Menafkahi Istri ?

Pernah mendengar kisah teman/ saudara yang suaminya tak menafkahi keluarga sama sekali, tapi justru minta dicukupi kebutuhannya oleh istri? Atau pernah mengalami sendiri hal seperti ini? Padahal kondisi suami sangat sehat dan sebenarnya bisa bekerja.

Banyak kisah pilu mengenai hal ini dialami oleh wanita, karena selain tidak menafkahi secara materi, suami yang tak malu menuntut istri untuk memenuhi kebutuhannya biasanya juga pandai melontarkan ucapan yang menyakiti mental istri seperti,

"Kamu istri tak berbakti, tidak bisa mengurus suami dan anak!"

"Saya malu punya istri tak bisa masak seperti kamu!"

"Kamu beruntung saya nikahi, siapa yang mau nikah dengan istri tak becus ngurus rumah macam kamu ini!"

Suami melontarkan kata-kata menyakitkan seperti ini untuk menekan istri agar terus tunduk memenuhi kemauannya. Dan biasanya, layaknya kerbau dicocok hidung, banyak istri yang akhirnya mau menuruti apapun permintaan suami bahkan selain nafkah harian, misalnya membelikan kendaraan, rumah, dan fasilitas lainnya. Sungguh ironis.

Padahal Islam menjadikan suami lebih tinggi kedudukannya dari istri dikarenakan kesediaan suami untuk menafkahi keluarga dari sebagian harta yang diperolehnya.

‘’Dan mereka (para istri) mempunyai hak diberi rizki dan pakaian (nafkah) yang diwajibkan atas kamu sekalian (wahai para suami).’’ (HR. Muslim 2137)

Bahkan Allah tak mematok besaran nafkah yang harus diberikan seorang suami pada istri, agar istri juga tidak semena-mena membebani suami di luar kesanggupannya:

‘’Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf, seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.’’ (QS.al-Baqarah 233)

Lalu mengapa ada suami yang tak tahu malu tidak menafkahi istri dan anaknya bahkan tanpa merasa bersalah meminta istri yang penuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari?

Inilah para suami yang memiliki sifat parasit, dan Islam jelas menjatuhkan dosa pada perbuatan suami yang seperti ini:

Diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abdullah bin ‘Amr, ia berkata; Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda: "Cukuplah dosa bagi seseorang dengan ia menyia-nyiakan orang yang ia tanggung."

Baca juga : Begini Caranya Semangati Suami Agar Giat Mencari Nafkah

Apa yang sebaiknya istri lakukan?

Pertama-tama, istri harus menyadari pentingnya menuntut hak pada suami, dan berani melakukannya dengan tegas!

Sifat suami terus-menerus merongrong istri bisa jadi dikarenakan istri abai menuntut haknya pada suami. Mungkin karena istri memiliki pekerjaan/usaha yang hasilnya cukup, sehingga tak dinafkahi pun tak mengapa. Suami hanya bertugas antar jemput dengan kendaraan saat istri membutuhkan.

Wahai wanita, sadarlah bahwa engkau berhak dinafkahi oleh pasangan hidupmu! Jangan biarkan suami menyia-nyiakan engkau dan anakmu hanya karena engkau mampu!

Istri harus mengingatkan suami atas kewajibannya menafkahi keluarga, atau istri bisa meminta cerai.

‘’Mulailah (memberi nafkah) kepada orang yang menjadi tanggunganmu, (kalau tidak) maka istrimu akan mengatakan, nafkahilah aku atau ceraikan aku.’’ (HR.Bukhori 4936)

Berkata Ibnul Mundzir, "Telah sah bahwa Umar bin Khotob memerintahkan para tentara (yang bepergian) untuk tetap memberi nafkah, kalau tidak maka harus menceraikan istrinya."

Mulailah berani menuntut hak pada suami, lihat apa yang terjadi! Jika suami malah berlaku kasar bahkan menjurus KDRT karena tak mau menafkahi, istri berhak mengajukan gugat cerai.

Pendapat yang kuat dari para fuqoha adalah seorang istri yang tidak mendapatkan nafkah dari suaminya memiliki hak untuk menuntut pemisahan diri dari suaminya dikarenakan kuatnya dalil-dalil yang menunjukkan hal itu:

"Menggenggam (istri) dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik.” (QS. Al Baqoroh : 229)

Pada ayat di atas Allah memberikan dua pilihan kepada seorang suami antara menggenggam dengan cara yang ma’ruf yaitu memberikan nafkah kepadanya atau menceraikannya dengan cara yang baik pula jika dirinya tidak bisa memberikan nafkah kepadanya.

Jika Allah saja telah memberikan 2 pilihan ini, mengapa istri terus memelihara kemalasan suami dengan memberi suami nafkah lahir? Istri tak punya kewajiban menafkahi suami!

Sadari bahwa jika istri masih saja menafkahi suami, jangan-jangan bukan suami yang mendzolimi istri, tapi istrilah yang mengizinkan dirinya didzolimi! Hentikan hal ini karena rumah tangga yang demikian sama sekali tidak sehat dan tak sesuai dengan peran suami-istri dalam ajaran Islam.

Istri perlu berpikir jauh ke depan bahwa sifat malas suami dalam menjalankan kewajibannya menafkahi dirinya sendiri dan keluarga ini akan merembet ke banyak hal, mulai dari perselingkuhan, pengabaian terhadap anak, dan lain sebagainya.

Bertindaklah tegas, dan lihatlah bahwa suami pun sebenarnya punya kemampuan jika istri memberi dukungan! Jika suami bersikeras tak mau berubah, maka jangan takut mengikuti petunjuk Allah untuk menggugat cerai.

Semoga Allah memberikan rasa malu pada suami yang tak mau menafkahi keluarga, serta mengaruniakan kemampuan agar ia mau berubah dan berusaha. Sesungguhnya derajat pria ditinggikan karena kesediaan mereka menafkahi tanggungannya. Wallaahualam.

Kisah Inspiratif : "Percayalah.... Kelak Engkau Akan Merindukan Kembali"


Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembałi
Saat buah hatimu terus membuntuti
Dan tak ingin engkau pergi
Sementara tumpukan piring kotor menanti untuk dicuci

Percayalah... kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika buah hatimu ditahan di tangan kiri
Karena menangis tak mau ditinggal sendiri
Sementara tangan kananmu memegang kuali

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika kau sibuk penuhi kebutuhan asi
Berbaring memeluk diatas dipan yang tak pernah rapi
Sementara buah hati lainnya berteriak dari kamar mandi
Meminta bantuanmu untuk bersuci

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika kau tak bisa membaca dengan penuh konsentrasi
Karena tangan kecil menarik memintamu menemani
bermain masak-masakan atau kereta api

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Pakaian kotor yang menggunung menantimu membilas kembali
yang diwarnai beragam noda hasil kreasi
Sementara kesibukan menyusui
Membuatmu sulit sekedar untuk nyalakan mesin cuci

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika meja makan selalu dihiasi
Tumpahan susu dan remahan roti
Atau nasi yang berserak setiap hari
Sementara semut terlanjur menghampiri
Sebelum sempat kau bersihkan kembali

Percayalah..... kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika menyusul si kecil yang kabur berlari
Menyusuri jalan keluar dari garasi
Sementara masakanmu menghitam dibakar api

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Alas kasur yang khas berbau air seni
Buka tutup popok yang diganti berkali-kali
Sementara hujan terus menerus membasahi

Kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika satu persatu merantau pergi
Jalani masa depan membentuk jati diri
Dan ketika kelak mereka menjadi suami atau istri

Karena kelak engkau akan merindukan kembali
Jangan hiasi masa ini dengan amarahmu yang akan terekam dalam memori
Karena kelak engkau akan merindukan kembali
Jangan lewati masa ini dengan luapan emosi
Yang kelak hanya dapat kau sesali
Karena kelak engkau akan merindukan kembali
Jangan biarkan sosok lain menempati posisi yang lebih berarti
Karena dimasa ini engkau lewati dengan kesibukan diri sendiri

Percayalah.... masa-masa seperti ini akan berganti sebentar lagi
Dengan kerepotan yang lebih banyak pada urusan pikiran dan hati

(Penulis: Kiki Barkiah, San Jose, California)